December 20, 2011

Denny El Vasco : Fotografi dan Musik adalah Istri Pertama

Denny Sumaryono atau yang biasa kita kenal dengan sebutan Denny El Vasco ini ialah salah satu alumni Stikosa-AWS angkatan 2001. Pria ini memang tergolong unik, dengan rambut gondrong berkacamata hitam dan sepasang anting di kedua telingannya serta perban yang melingkar di tangannya, ia masih saja sempat bercanda "like a Hell Boy ya" katanya sembari tertawa dan memegang tangan kirinya yang masih terlihat memar akibat kecelakaan beberapa hari yang lalu.

Ketika saya temui pagi tadi (8/11), ia bercerita banyak tentang karir dan kehidupannya selama ini, “sebenarnya aku terjebak masuk ke dalam dunia komunikasi”, katanya.

Pria kelahiran Samarinda, 12 Desember 1982 ini menjelaskan bahwa awal ia masuk Stikosa-AWS karena keterpaksaan. Tidak ada minat sama sekali untuk tertarik dengan hal komunikasi, apalagi dengan jurnalistik. Ia lebih tertarik dengan dunia musik dan desain. Tetapi seiring berjalannya waktu, ia dikenalkan dengan fotografi. Hal baru yang belum pernah ia kenal sebelumnya. “tak kenal maka tak sayang”, lugasnya.

Ia mulai menekuni fotografi meskipun awalnya tidak disetujui oleh orang tuanya, tapi dengan penjelasan Denny, akhirnya orang tuanya mengerti dengan keputusan yang Denny ambil.

Fotografi dan musik adalah istri pertama yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupannya sampai saat ini. Begitu cintanya ia terhadap dunia fotografi dan musik, anak pertama dari dua bersaudara ini memutuskan untuk menjadikan kedua hobinya itu sebagai profesi yang dilakoninya sekarang. Alasan kenapa Denny memilih keduanya karena menurutnya, foto dan musik sama-sama bisa dijadikan alat untuk berkomunikasi. “dari foto kita bisa menyampaikan pesan yang tergambar, karena fotopun bisa bicara dan dari musik atau lagu kita juga bisa menyampaikan pesan moral yang cukup efektif dan mudah dicerna oleh masyarakat”, tutur pria penyuka warna biru ini.

Lain lagi dengan Musik. Jauh sebelum ia mengenal fotografi, ia lebih dulu mengenal dengan musik. Sejak kelas 1 SD Ia suka bernyanyi. Terbukti sudah banyak penghargaan yang ia peroleh dari berbagai macam lomba ia berhasil menyabet the best vocal dari festival musik pelajar sampai solo vocal keroncong maupun dangdut. Puncaknya, ia mendapat tawaran untuk masuk ke dalam industri musik major label. ROEBA, itulah nama bandnya sekarang .

terus apa progres kedepanya mas..? "yaa.. ngeflo aja". (jawabnya sembari menyulut sebatang rokok)

"paling nunggu album keluar awal tahun ini". lanjutnya.

Harapanya ia ingin ada lebih banyak lagi generasi muda yang tidak ragu memunculkan ide ide baru yang lebih kreatif dan tidak sekedar berpangku tangan memanfaatkan apa yang sudah ada. "Njiplaaak" jelasnya lalu menyeruput secangkir kopi. Dari seorang Denny kita bisa belajar banyak tentang bagaimana strategi untuk memajukan komunikasi, meskipun banyak orang menganggap caranya agak nyleneh. (Dieta Aprilia Kartika/10.31.3631)

0 comments:

Post a Comment