Nita Femilia perempuan kelahiran 22 April ini sejak SMP ingin menjadi seorang reporter. Setelah lulus SMA ia memutuskan meneruskan perguruan tinggi, jurusan jurnalistik di STIKOSA-AWS. Perempuan dengan sapaan nita mampu menyelesaikan kuliahnya dengan waktu yang lebih cepat dari kurikulum yang ditentukan. Kelulusannya 3,5 tahun membuatnya menjadi mahasiswa jurnalistik terbaik pada tahun 2010.
Setelah ia lulus kuliah, ia mencari peluang pekerjaan yang sesuai dengan skill yang dimilikinya. Sebelumnya ia bekerja di Surabaya Post sekitar tiga bulan. Dan ia mencoba melamar pekerjaan di radio elshinta menjadi gatekeeper. Setelah itu ia menjalani tes psikotes dan keterima dijadikan sebagai produser radio elshinta di Surabaya. Begitu banyak pengalaman yang didapatnya, mulai dari mengikuti berbagai macam organisasi, menjadi penulis artikel sebuah web. Sekalipun nita mempunyai banyak pengalaman, namun ia sempat mendapatkan kesulitan dalam pekerjaannya. Nita tak sungkan untuk menerima pendapat atau masukan dari rekannya. Dan selama ia bekerja menjadi angker merupakan tantangan tersendiri buat nita.
Perempuan yang ramah ini meyakini bahwa alumnus STIKOSa-AWS sangat berpeluang dalam menaklukkan dunia komunikasi dimassa depan. “Dengan skill yang dimiliki segala sesuatu bisa dimulai dari komunikasi. Begitu banyak bahasa, suku, ras ataupun perbadaan agama. Tak hanya itu selain banyak ilmu yang pada dasar saat menjelaskan atau berbicara selalu berkaitan dengan komunikasi. Sekalipun orang pandai akan tetapi ia tidak dapat berkomunikasi dengan baik, maka orang lain tidak akan bisa memahami dan menerima pendapat kita. Karena dengan komunikasi yang baik, kita dapat menjalin hubungan baik dengan orang lain dan orang lain dapat mempercayai kita”, ungkapnya. Menurutnya, saat ini media sangat berkembang pesat jadi alumnus STIKOSA-AWS mempunyai peluang sangat besar. Selain bekerja di dunia media massa dengan skill yang kita miliki dapat bekerja di profesi lain. Atau kita dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.
Perempuan berkacamata ini mempunyai keinginan yang belum terpenuhi, salah satunya dapat bekerja di BBC TV dan ingin menulis sebuah novel. Inspirasi dalam menulis ia menyukai buku karya Khalil Gibran. Saat ini dia tak menyia-nyiakan kesempatan yang ada, sekalipun ia belum genap setahun bekerja di radio elshinta namun ia menganggap sebagai peluang untuk belajar berbagai pekerjaan atau profesi yang diberikan dari pimpinannya. Meskipun terkadang pekerjaan yang diberikan tidak sesuai atau bukan ahlinya namun ia menekuni dunia radio dan ingin mendapatkan ilmu yang lebih.(HALILATUL MAULIDA/10.31.3642)






0 comments:
Post a Comment