Salah satu pedagang yang biasa berjualan di Taman Bungkul Surabaya ini, menjual makanan khas asli dari Jakarta yaitu Kerak Telor. Asep (17) berjualan kerak telor sejak 2 minggu lalu.
Pria asli Bandung ini, sangat ahli dalam membuat kerak telor. Dia membuat bahannya dari beras ketan putih, telur ayam, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam, gula pasir dipanaskan pada wajan dengan pemanas dari tungku.
Rasanya yang khas itu membuat konsumen ketagihan untuk membeli dagangannya. Dengan harga yang terjangkau Rp 10.000 untuk telur ayam dan Rp 12.000 untuk telur bebek. Pria ini sengaja merantau di Surabaya untuk mengais rejeki. Meski baru lulus SMA, ia tak pernah kenal lelah dalam melakukan pekerjaannya, mulai dari sore hingga malam.
Omzet yang diterimanya cukup untuk membiayai kontrakan rumahnya di dekat Taman Bugkul, yang saat ini dihuni bersama tiga saudaranya yang juga pedagang kerak telor. Dia sengaja memilih berdagang di kawasan Taman Bungkul, karena dekat dengan rumah dan pengunjungnya yang banyak. (diposting oleh: Fina Marviani Putri, 10.31.3639, Broadcasting)






0 comments:
Post a Comment