October 22, 2011

Hari-hari Bu Yati Si Penjual Semanggi

Banyaknya penjual di taman bungkul Surabaya. Dan banyaknya makanan modern saat ini di jual membuat makanan tradisional semakin sedikit peminatnya. Tetapi ada seorang ibu – ibu yang berusia 44 tahun ini berjual makanan asli Surabaya yaitu semanggi. Ibu yati lah penjual semanggi tersebut, ibu yang asli dari padang namun sejak umur 3 tahun beliau sudah menetap di Surabaya dan beliau ikut ayahnya yang tinggal di surabaya. Beliau belajar membuat semanggi dari sang suami yang berasal dari Surabaya, beliau berjualan semangi di taman bungkul sudah 5 tahun.

Peminat dari semanggi bukan hanya dari orang dewasa tetapi anak kecil pun senang sekali makan semanggi “gak hanya orang dewasa saja tetapi anak kecil pun suka sekali sama semanggi” ujar ibu tersebut. “gak selalu habis tetapi bila rame kayak gini biasa dapat uang 150 ribu, missal sepi yang mungkin dapat cuman 100 ribu ” sambung ibu yati.

Ibu yati berharap agar makanan tradisional tidak di tinggal oleh penggemarnya dan bahkan semakin banyak yang suka sama makanan tradisional. (moch. khaesar, 10.11.3578)

0 comments:

Post a Comment