October 22, 2011

Gantian Bawa Anak Tetangga ke Taman Bungkul

Bermain dengan anak-anak adalah kegiatan yang sangat mengasikan, hal itu pun dirasakan oleh seorang wanita bernama lengkap Nindia Sulistiana. Menurut Ndin, panggilan kecilnya itu, anak-anak seperti seorang malaikat berukuran mini yang selalu kesana kemari mencari sesuatu yang mencolok.

“Aku senang sekali dengan anak-anak. Alasannya ya, kerena saya sendiri engga punya adik. Jadi kalau bertemu dengan anak kecil, rasanya ingin nyubit aja”, ungkapnya dengan raut wajah letih. Wajar saja karena Ndin berada di taman Bungkul kurang lebih empat jam.

Wanita berusia 22 tahun ini mengaku setiap hari sabtu dan minggu selalu ke taman Bungkul bersama anak tetangganya. Dan selalu bergantian membawa anaknya ditiap minggunya. Pecinta lolipop ini tak pernah keberatan bila harus mengajak anak tetangganya untuk pergi bermain kemana pun, sekalipun harus menjadi babysitter.
“saya pernah jadi babysitter selama satu minggu. Jadi anak tetangga saya itu di titipkan kerumah saya selama seminggu. Ga ada masalah sama sekali, justru senang karena ada temen main dirumah”, ucapnya sambil menggoda Tania, anak yang kali ini dibawa oleh wanita kelahiran 16 September itu.

Keseharian dari wanita penyuka warna hitam ini selain bermain dengan anak-anak, adalah berkuliah di Universitas Airlangga Surabaya jurusan komunikasi, kursus bahasa mandarin, serta membersihkan rumah. Selain berenang yang menjadi hobi dari wanita yang bercita-cita menjadi seorang young entrepreneur ini, membaca komik dan novel romance juga menjadi hobi yang tidak bisa dibendung lagi.

Hampir setiap minggunya ia membeli komik dan novel yang menjadi incarannya, tidak perduli dimana pun tempatnya.

Sebuah impian yang ia dan kedua orang tuanya impikan adalah membangun sebuah panti asuhan. Hal ini pun tidak luput dari kegemarannya terhadap anak-anak, serta rasa sosial tinggi yang diwarisi dari kedua orang tuanya.

“saya sangat prihatin melihat anak-anak yang terlantar di jalanan. Dan saya selalu berucap Ya Tuhan bila melihat berita kasus anak baru lahir dibuang orang tuanya”, ungkapnya sambil memeluk Tania.

Sesuatu yang disukai wanita yang tinggal di daerah Wiyung tersebut adalah, merayakan hari ulang tahunnya maupun orang-orang disekitarnya. Karena menurutnya hari ulang tahun adalah hari dimana kita bersyukur kepada Tuhan telah mengizinkan kita hidup, dan membahagiakan ibu karena telah melahirkan kita di dunia. -DEBY IBNU/BROADCAST/10.31.3629

0 comments:

Post a Comment